Tidak ada yang membalas senyumanku, untunglah dibawah tadi ada 2 wanita receptionist yang ramah kepadaku, kalau mereka tidak ramah, mungkin aku sudah kabur pulang kataku dalam hati sambil tertawa kecil.Wah nambah terus nihh pelamar ketika kulihat ada sekaligus 3 orang wanita datang. Bokep Japan Koq aku jadi ikut ngomong yang jorok.. Ayo kita ke tempat tidur” katanya sambil menarik tanganku dan berjalan ke arah springbed warna pink dekat jendela.Lalu dia menyerahkan sebuah botol.“Ini creamnya” aku menerima botol tersebut dari si Abang.“Anggap saja aku tamu kamu yah Nita” kata si Abang sambil membuka baju dan kaos oblongnya.Aku mengangguk setuju. Perlahan aku ketok pintu kaca hitam pekat lalu seorang laki-laki berkumis tabal dan berbadan tegap memakai kemeja safari tanpa senyum membukakan pintu kepadaku“Mau melamar?” tanyanya sambil berjalan ke arah meja




















