Bang Roji lalu melepaskan lidahnya dari liangku. Dengan hanya diterangngi lampu tidur,ia menaiki ranjang tempat aku tergolek pasrah.Aku tergolek lemah diranjang dengan bertelanjang dada dan masih mengenakan celana pendek piyamaku. Bokep Montok Namun aku tidak terlalu takut sebab,aku tahu itu hanyalah orang iseng dan tak bermoral. Tak lama kemudian Bang Roji datang namun tidak dengan sepeda motornya. Masih dalam berpelukan kamipun masuk villa. Ia hanya tak dirumahku jika suamiku ada di rumah. Dengan memohon mohon ia minta agar aku mau memaafkannya. Aku hanya diam saja sambil berlalu dan terima kasih karena gendongannya pada putriku saat itu.Aku lalu masuk mobil dan berlalu . Jadi tidak heran jika diantara sekian banyak tenaga satpam di kompleks itu adalah anak buah bang Saroji….jelas suamiku.Makanya suamikupun berusaha berbaik baik dengannya sebab tidak ingin




















