Namun tiba-tiba terlintas dibenakku, “kok sesore ini kak Dewi sudah tidur ?”, lalu setengah iseng perlahan aku mencoba mengintip kak Dewi didalam kamar melalui lubang kunci. Aku geleng-geleng kepala, ada rasa marah, kesal. Bokepindo shhhhh ahhhh shhh !”, tanpa sadar aku menciumi bahu kak Dewi. Cratt cratt….. Lalu aku bergerak kesebelah kiri kak Dewi. Akhirnya kak Dewi menurut.Bahkan kakinya bergerak-gerak membantuku melepaskan celana dalam itu. Semakin liar, apalgi ketika kak Dewi menyelinap ke dalam selimut.Tiba-tiba kepala Kak Dewi muncul lagi dari balik selimut, tengadah mungkin ia tersenyum atau tengah mengatakan sesuatu, karena kulihat kak Sinta tersenyum, lalu sebuah kecupan mendarat dikening Kak Dewi.Sesaat kemudian kak Dewi menghilang lagi ke dalam selimut. Ah… kak Dewi biasanya pulang jam 6.30, sekarangbaru jam 2 siang….




















