Bayangan kengerian akan ingkarnya kesetiaan seorang istri menerkam aku. Entah berapa lama. Bokepindo Aku bisa ketagihan, nih. Aku tanyakan tepatnya waktu, suamiku menjawab jam 3.20 tepat rombongan akan meninggalkan hotel.Aku boleh bersiap-siap hingga menjelang jam 3 sore itu. Huh.. Tak lagi aku sempat memandangnya.Lelaki ini sudah langsung menerkam kembali bibirku. Ahh.. Aku berpikir dan melayg ke arah yg beda. Bukan pelan, tt.. Blezzhh.. Tangan Alan tak juga henti.“Cium saja, ini punyamu, kok. Aneh, aku tak merasa menyesal, tak merasa khawatir, tak merasa takut.Ada rasa kelapangan dan kelegaan yg sangat longgar. Dan aku benar-benar terbanting. Minum kencingku sundalku..”Tangannya membekap hidungku yg langsung membuat mulutku ternganga mencari nafas.











