Tiba-tiba saja dia langsung mengambil buku-bukunya, memasukkan ke tasnya dan segera berdiri “aku mau pulang” katanya dengan ketus.Aku mencekal tangannya, dia mengibaskan tanganku, mungkin karena malu aku memergokinya dia jadi emosi. Pada akhir tahun 2003, kampus kami mengadakan lomba penulisan ilmiah, ketua jurusan meminta aku dan Vina mewakili jurusan kami dalam kegiatan itu. Bokep Colmek Masukin kontolmu terus sayang…masukin lagi…Enak banget sayang….aaacchhh….enak sayaaannggg…..” desahnya sambil menggerakkan pinggulnya ke segala arah. Matanya kembali menatap monitor komputer, tak lama kemudian terdengar nafasnya mulai memburu, matanya sayu menatap komputer, lantas melirikku. Dia tertawa dan kemudian bersandar padaku sambil kembali menatap monitor komputer. aku kira seorang tokoh mahasiswa idealis kaya kamu itu bener-bener lurus, gak kenal ama hal-hal kaya gitu. “santai saja” jawabku.Vina memasukkan tangan kanannya ke balik selimut, sementara tangan kirinya




















