“Kris.. katanya boleh cium kalau enggak lari..”Kemudian dia melihat ke sekeliling, “Malu.. Film Porno Saat itu aku menelepon temanku tapi ternyata di seberang sana tersambung ke salah satu kantor. Kemudian kulumat bibirnya. Nafas Mbak RS mulai ngos-ngosan.Tiba-tiba tanganku disentakkan dan ciumanku dihentikan. Kucoba menenangkannya, “Santai Mbak..” lalu dia membuka sepatunya, aku menghampirinya. ntar ketahuan orang..”Saya bilang kembali, “Sepi kok Mbak..!”Dalam keremangan aku melihat dia merapat-rapatkan kedua bibirnya untuk membersihkan lipstiknya. Karena suaranya yang bagus, merdu dan agak ngebas, aku mencoba untuk mencari bahan pembicaraan lain supaya jangan diputus, ternyata dia menanggapi. bereskan..” balasnya dengan nada sedikit genit.Wah ternyata Mbak RS ini jinak-jinak merpati.. Kemudian kulumat bibirnya. pengen sama tangan Mbak..!” bisikku manja.“Pusing ya..” Mbak RS terus menggodaku.“Iyah..” balasku mantap.Akhirnya Mbak RS mengeluarkan lotion dari tasnya kemudian mengocok barangku.




















