“Eits, tunggu dulu… Justru itu yang mau gue bicarakan denganmu…”, katanya coba menahanku.Aku sedikit bingung, ia bergegas mengambil laptopnya lalu dinyalakan, “Aku mau upload video, makanya aku mau minta ijin kamu dulu…”, katanya semakin membuatku tambah bingung. Aku perlahan menyepongkan penisnya itu. Vidio Sex Tubuh ku lelah terus-terusan digenjot Candra yang sedari tadi belum berejakulasi. Aku pun sampai di depan pintu kamar Candra. Baru saja beberapa lama aku mengenal Mas Wahyu yang tinggal satu kost di sini, aku sudah mendapatkan musibah. Apakah ia merekam hubungan seks ku dengan Mas Wahyu?Tubuhku langsung gemetaran, mungkin wajahku juga pucat. Besok mungkin aku harus menyiapkan rencana untuk pindah dari kost ini, bahkan kalau bisa harus pergi dari kota ini sebelum Candra kembali mengerjaiku.




















