Tunggu sebentar..wait a second…aku mengumpulkan kesadaranku yang masih melayang kira-kira setengah meter diatas tubuhku. Sekarang pasti sebagian besar pahaku yg terbalut stoking nampak jelas dimatanya. Bokep Family Waktu sudah menjelang pukul delapan malam ketika Hendra pamit pulang. Malahan dalam urusan gosip dia menjadi trend setter di kantorku. Dia kira-kira berusia 25 tahun dan sudah berkeluarga. “Tapi kayaknya benar tuh..akhir-akhir ini mereka suka keluar makan siang berdua dan selalu nggak mau gabung kalau diajak makan bareng sama yg lain”. Apa boleh buat aku yang memancingnya , kini aku yang harus mengantisipasi itu dengan segera memegang kendali ‘permainan’ ini. Menyebalkan sekali bunyi itu. ‘Just one phone call aja dan kamu bisa kembali merasakan kenyamanan ranjangmu’ ucapannya kian menggoda. Perasaan gengsi karena petugas maintenance itu telah ‘membius’ pandanganku.




















