Aku akan membeli pakaian baru dari uang pemberian Koh Abong semalam. Cukuplah untuk sarana melancong di Surabaya. Bokepindo Aku paham, hal seperti itu lazim di mana-mana. ‘Kamu mau bertiga? Walaupun begitu, tak urung aku juga memerlukan latihan untuk beberapa saat. Jalan-jalan nyookk..’, aku mendekat, tanganku memegang pinggiran pintu sambil sedikit membungkuk untuk memberi perhatian pada yang di dalam. Rok yang kubeli dan kupantas-pantaskan ke tubuhku saat berada di depan cermin di tempat kostku di Jakarta Barat. Ada ratusan, atau bahkan ribuan waria ber-operasi di Jalan Irian Barat, di Surabaya itu.Norma, juga orang-orang lain tidak tahu bahwa aku sangat terobsesi untuk tampil berpakaian sebagaimana layaknya perempuan. Wah, hebat juga waria-waria Surabaya ini, pikirku. Aku tidak perlu mengganjal buah dadaku, karena BH-ku sendiri sudah sangat menunjang. Oh ya, mestinya












