Bingung gue. Bokep SMA Aku yakin tadi dia belum sampai orgasme. Alia masih berpakaian lengkap, kecuali celana dalamnya yang sedikit bergeser ke bawah tapi masih nempel di pahanya. Perkembangan teknologi jaringan yang begitu pesat memungkinkan orang melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhannya hanya dengan sentuhan ujung jari di kamar masing-masing tanpa terjebak traffic jam. Alia menggeleng lembut sambil menyodorkan mulutnya lagi. “Eh, ngapain sih, ngeliatinnya gitu?”
“Gitu kenapa?”
“Tajem.”
“Seneng aja ngliatinnya.”
“Ngliatin apaan?”
“Bibir kamu.”
“Kenapa, dower?”
“Eh, nggak. “Yah, supaya kita bisa kangen-kangenan, ngobrol, bebas dari gangguan.”
Diam. Dagunya kugigit pelan, Alia melenguh Lehernya kutelusuri dengan bibirku, Alia mengkikik. Inilah juga yang Aku dambakan, seks di pagi hari dengan wanita selain isteri.Pada detik-detik terakhir kebersamaan kami, Aku masih penasaran tentang seminggu terakhir Alia “menutup” diri.




















