Aku pernah main tenis dengan Pak Johan. Bokepindo Aku minta ijin dulu dari Susi. Rencananya seminar baru akan dimulai besok pagi, sehingga malam ini aku bisa berpuas diri, berdandan sebagai Widya yang cantik, dan nampang di jalan IB. Jadi aku hanya berkumpul dalam rombongan selama seminar dan sesudahnya aku balik ke losmen tempat aku nginap. Saat mengantarku pulang, dia memberiku 2 juta rupiah. Dalam tempo 10 menit, aku bisa masuk toilet di mall manapun dan keluar sebagai ‘lady’. Dengan cepat aku mengubah diri.Seseorang merapatkan mobilnya di samping kakiku. Dia adalah Kepala Perusda Propinsi X. Dan tak ada tanda-tanda dia menyelidik aku. Di kota itu, pangkalan warianya di jalan Irian Barat (IB) sangat luas dan ramai. Kumisnya yang tebal serta cukuran cambangnya yang kasar seperti amplas sangat menggatalkan




















