Sekarang gantian ia yang telentang di kasur. Bokeb Sedangkan aku hanya sanggup meremas sprei di kiri dan kananku dengan kedua tanganku.Gigi atas dan gigi bawahku sudah saling menekan, tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutku hanya suara nafasku saja yang terdengar. Aku angkat pinggulnya dan Gitapun mengangkat badannya dengan kedua tangan dan kakinya. Sewaktu sedang bingung-bingungnya tiba-tiba ada cewek yang menegurku,‘Eh, tau kelas MI1-3 nggak?’. ‘Deg!!’, jantungku terasa berhenti.Dengan ragu-ragu kuarahkan mobilku masuk ke halaman losmen tersebut. Kali ini aku yang mengambil alih ‘kekuasannya’ gantian kudorong tapi dia malah tengkurap, melihat pantatnya yang putih mulus. Kepalaku mulai turun lagi tetapi tiba-tiba ia berteriak kecil,‘Wan.., Iwan.., uugghh.., sekarang ajjaah.., masuk’iin.., nggak usah pake mulut lagi.., masukin sekaraanng.., plizz..’.




















